Disaat kita sedang dirundung berbagai masalah oleh Allah SWT dan air mata harus deras mengalir membasahi pipi kita setiap harinya. Rasanya pasti saat itu kita sedang menjadi manusia yang paling sengsara di dunia. Pasti ada sebersit rasa putus asa didalam hati kita, karena merasa tak sanggup lagi menanggung beban ujian seberat itu.
Berbagai permasalahan dalam hidup akan selalu datang dan pergi seiring berjalannya waktu. Dan setiap manusia yang hidup pasti akan mempunyai masalahnya masing-masing. Tidak ada satu orang manusiapun di dunia ini, yang bebas dari permasalahan hidup.
Allah SWT berjanji "Sesudah kesulitan pasti ada kemudahan" dan kita harus meyakinin sepenuh hati, bahwa janji Allah tidak pernah ingkar.
Jalani hidupmu dengan tawakal dan ikhlas. Apapun dan bagaimanapun kondisi dirimu saat ini. Saat susah jangan mengeluh terlalu berlebih. Saat senang jangan lupa diri. Sesungguhnya Allah sudah memberikan segala sesuatunya di muka bumi ini agar berjalan selaras, serasi dan seimbang.
Takaran "bahagia" bagi masing-masing orang berbeda. Tetapi bagi saya, bahagia itu sederhana. Yaitu disaat saya bisa membuat ibu saya bangga pada diri saya, disaat ibu saya sehat wal'afiat dan bahagia lahir batin. Disaat keluarga kecilku terasa begitu tenang, harmonis dan penuh cinta. Disaat aku mendapatkan limpahan rejeki dr Allah, kemudian aku bs berbagi kebahagiaan dengan keluarga dan orang-orang di sekelilingku yg msh dlm keadaan kekurangan. Disaat aku bisa membelikan sepiring gado-gado ulek untuk pemulung jalanan, sepasang kakak beradik cilik. Kemudian mereka memakan sepiring gado-gado tersebut dengan lahap, lantas mereka mengucapkan terima kasih kepadaku dengan mata berkaca-kaca. Disaat aku bisa memberikan sedikit uang kepada ibu-ibu penjaga toilet di sebuah mall. Dengan tubuh rentanya dia masih bekerja dengan giat demi mengumpulkan uang utk membeli sesuap nasi. Dan kemudian melihat senyum sumringah sang ibu ketika menerima pemberianku, lalu dia dengan ikhlas berucap alhamdulilla kepada Allah SWT. Lalu dia pun dengan ikhlas mendoakan aku dan keluarga agar selalu dilimpahkan kebaikan dalam hidup.
Ya Allah.... jika kau memang menginginkan aku untuk menjadi perantaraMU sebagai pembawa kebahagiaan bagi semua umatMU, bimbinglah aku untuk tetap berada di jalanMU. Dan buatlah aku untuk menjadi umatMU yg selalu sadar akan kenikmatan rahmatMU. Jangan jadikan aku manusia yg lupa diri disaat menerima limpahan rahmatMU. Sesungguhnya hatikupun begitu bahagia melihat orang-orang disekelilingku bs tersenyum bahagia karenaku. Izinkan aku untuk terus bisa membahagiakan mereka Ya Rabb...
Berbagai permasalahan dalam hidup akan selalu datang dan pergi seiring berjalannya waktu. Dan setiap manusia yang hidup pasti akan mempunyai masalahnya masing-masing. Tidak ada satu orang manusiapun di dunia ini, yang bebas dari permasalahan hidup.
Allah SWT berjanji "Sesudah kesulitan pasti ada kemudahan" dan kita harus meyakinin sepenuh hati, bahwa janji Allah tidak pernah ingkar.
Jalani hidupmu dengan tawakal dan ikhlas. Apapun dan bagaimanapun kondisi dirimu saat ini. Saat susah jangan mengeluh terlalu berlebih. Saat senang jangan lupa diri. Sesungguhnya Allah sudah memberikan segala sesuatunya di muka bumi ini agar berjalan selaras, serasi dan seimbang.
Takaran "bahagia" bagi masing-masing orang berbeda. Tetapi bagi saya, bahagia itu sederhana. Yaitu disaat saya bisa membuat ibu saya bangga pada diri saya, disaat ibu saya sehat wal'afiat dan bahagia lahir batin. Disaat keluarga kecilku terasa begitu tenang, harmonis dan penuh cinta. Disaat aku mendapatkan limpahan rejeki dr Allah, kemudian aku bs berbagi kebahagiaan dengan keluarga dan orang-orang di sekelilingku yg msh dlm keadaan kekurangan. Disaat aku bisa membelikan sepiring gado-gado ulek untuk pemulung jalanan, sepasang kakak beradik cilik. Kemudian mereka memakan sepiring gado-gado tersebut dengan lahap, lantas mereka mengucapkan terima kasih kepadaku dengan mata berkaca-kaca. Disaat aku bisa memberikan sedikit uang kepada ibu-ibu penjaga toilet di sebuah mall. Dengan tubuh rentanya dia masih bekerja dengan giat demi mengumpulkan uang utk membeli sesuap nasi. Dan kemudian melihat senyum sumringah sang ibu ketika menerima pemberianku, lalu dia dengan ikhlas berucap alhamdulilla kepada Allah SWT. Lalu dia pun dengan ikhlas mendoakan aku dan keluarga agar selalu dilimpahkan kebaikan dalam hidup.
Ya Allah.... jika kau memang menginginkan aku untuk menjadi perantaraMU sebagai pembawa kebahagiaan bagi semua umatMU, bimbinglah aku untuk tetap berada di jalanMU. Dan buatlah aku untuk menjadi umatMU yg selalu sadar akan kenikmatan rahmatMU. Jangan jadikan aku manusia yg lupa diri disaat menerima limpahan rahmatMU. Sesungguhnya hatikupun begitu bahagia melihat orang-orang disekelilingku bs tersenyum bahagia karenaku. Izinkan aku untuk terus bisa membahagiakan mereka Ya Rabb...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar