Gemerlap kehidupan dunia modelling dan keartisan dengan segala glamoritasnya seringkali menyilaukan mata siapapun yg memandangnya. Bahkan tak jarang menimbulkan kecemburuan sosial. Siapapun orangnya, tua maupun muda pasti ingin merasakan manisnya dunia modelling dan keartisan. Mereka bermimpi untuk bisa jg merasakan bergelimangan harta, menjadi orang populer yg selalu disanjung oleh fansnya, bisa berkeliling dunia tiap saat dg fasilitas nomor satu, hidup mewah dg segala fasilitasnya...
Mereka pikir kehidupan seorang model maupun artis itu bebas dari yg namanya 'masalah.' Mereka kira kehidupan seorang model dan artis yg begitu gemilang selalu berjalan mulus dan tanpa cela. Mereka lupa, bahwa artis dan model jg manusia biasa. Yg tdk akan pernah luput dr yg namanya 'masalah.' Tidak selamanya kehidupan mereka semulus yg terlihat oleh pandangan mata, atau semulus yg terlihat di frame kamera. Karena pd hakikatnya, masing2 manusia pasti mempunyai permasalahan hidupnya sendiri-sendiri. Dan permasalahan-permasalahan itulah yg seringkali tdk tertangkap kamera, tdk terekspose ke publik, sehingga tdk banyak orang tahu sebegitu peliknya masalah dibalik layar seorang model dan artis itu..
Banyak orang berpikir, "enak ya kerja jadi artis, sekali ngejob dibayarnya langsung sekian juta."
Padahal dibalik angka sekian juta yg mereka tahu & mereka anggap 'enak' itu.. tdk selamanya faktanya seindah yg didengar.
Mereka tdk pernah tahu & mungkin tdk akan pernah percaya, kl pekerjaan sbg model maupun artis rentan sekali dg yg namanya penipuan. Seringkali honor para model maupun artis yg tdk dibayarkan karena alasan ini dan itu dr pihak penyelenggara. Seringkali jg mereka harus menunggu berbulan-bulan bahkan tahun, utk menunggu honor hasil kerja mereka cair. Padahal ada biaya yg hrs mereka keluarkan, yg tdk bs ditunda saat akan melakukan pekerjaan tsb. Seperti misalnya, biaya utk ongkos transportasi dan biaya makan. Yang mana biaya tsb jika diakumulasikan jumlahnya akan menjadi sangat lumayan besar, apalagi jika jarak tempuh antara lokasi kerja dengan lokasi tempat tinggal yg berjauhan. Bisa dibayangkan, seberapa besar ongkos transport pulang pergi yg harus dikeluarkan setiap harinya. Belum lagi biaya utk makan.. walaupun biasanya di lokasi kerja sudah disediakan makan dan minum, tp biasanya jatah makan dan minum yg disediakan panitia ala kadarnya saja. Nasi kotak dg lauk seadanya, yg kl dilihat saat kita membuka kotak, yg terlihat paling menonjol dan besar hanya nasinya saja.*lol
Banyak orang berpikir, "enak ya kerja jadi model, kerjanya cm gitu2 doank.. jalan mondar mandir di panggung aja dibayar.. difoto jeprat jepret gitu doank bs dpt duit.."
Mereka tdk pernah tahu, bahwa jam kerja sbg seorang model itu sangatlah panjang dan melelahkan. Orang2 yg sdh terbiasa kerja kantoran pasti tdk akan sanggup jika hrs bekerja dg pola jam kerja ala para model dan artis ini.
Bayangkan saja, seorang model hrs standby dr pagi2 buta untuk melakukan gladiresik sebelum acara fashion show dimulai pada siang, sore atau bahkan malam hari. Selain itu, mereka diharuskan selalu dlm kondisi prima, agar aura mereka bs ttp terpancar mempesona diatas panggung & membuat takjub para tamu undangan yg hadir. Padahal sebenarnya, kondisi para model itu sdh bs dipastikan sangat lelah luar biasa, dikarenakan kurangnya waktu istirahat & jg terkadang 'tekanan' di lokasi kerja yg menguras emosi serta pikiran. Para model tsb jg harus tetap menjaga konsentrasi (walaupun kondisi mereka sdh sangat lelah). Mereka harus menghafal blocking panggung, menghayati lagu dan membawakan baju-baju designer itu agar lbh 'bernyawa' dan sesuai dg karakter yg diminta. Membangun mood yg berbeda diatas panggung maupun didepan kamera, sesuai permintaan dr klien (designer, photographer dll) disaat mood pribadi kita sedang drop. Bermain karakter yg berbeda dlm satu waktu bersamaan. Menyembunyikan masalah pribadi diatas kepentingan tanggung jawab pekerjaan. Apakah sanggup orang2 awam yg sering berkomentar itu melakukan pekerjaan yg spt ini?
Blm lagi utk pekerjaan shooting sebagai artis. Diharuskan standby di lokasi kerja dr pagi buta hingga ketemu pagi lagi. Dan keesokan harinya, sang artis sdh harus standby lagi di lokasi untuk melakukan pekerjaan shooting yg berikutnya.
Bisa dibayangkan, bagaimana rasanya seharian hrs 'ditanam' di lokasi shooting. Tdk bs istirahat senyaman di rmh, tdk ada hiburan apa2, tdk bisa mencuri waktu kemana2. Hanya mengandalkan kreatifitas dr sang artis utk 'menyulap' keadaan kurang menyenangkan di lokasi menjadi lebih nyaman dan menyenangkan.
Bagaimana caranya? Biasanya para artis tsb akan menyulap mobilnya menjadi 'rumah' kedua mereka. Mereka mengisi mobilnya dg barang2 yg bs menunjang kenyamanan mereka saat di lokasi. Dari mulai perlengkapan tidur, perlengkapan mandi, persediaan makanan & minuman, baju2 ganti dsb.
Bisa dibayangkan betapa ribetnya persiapan mereka sebelum berangak ke lokasi shooting tsb. Ditambah lagi betapa melelahkannya pd saat di lokasi shooting. Namun mereka harus tetap fokus pd script skenario & hrs tetap memainkan peran sesuai tuntutan karakter dan arahan dr sang sutradara. Tak peduli dg kondisi mental dan fisik dr si artis yg mungkin saja sudah drop karena kelelahan.
Bahkan tak jarang juga, sang artis maupun model harus bersitegang dengan rumah produksi atau panitia penyelenggara show, demi memperjuangkan 'hak' mereka yg msh tertunda. Dan tak jarang insiden ini bs berbuntut panjang hingga ke pengadilan. Yang pastinya sdh tentu, hal ini bs menguras energi, waktu dan kondisi mental dr sang artis ataupun model tsb.
Belum lagi persaingan 'kotor' yg kerap terjadi diantara sesama artis, model maupun pihak managaement artis dan rumah produksi. Sehingga untuk bs terus bertahan dan tetap eksis dibidang ini dibutunkan mental yg benar-benar kuat, dan juga talenta yg hrs selalu diasah. Menjaga sikap, berbuat baik kepada siapapun yg ditemui, bahkan kepada office boy sekalipun. Karena kita tdk pernah tahu, dr 'mulut' siapa yg akan 'membunuh' kita dikemudian hari. Walaupun tetap saja kita tdk bs memaksa semua orang utk 'suka' pada kita. Sebaik apapun kita, 'haters' pasti tetap ada. Dan kita tdk bs mencegah itu.
Jadi, masihkah kalian berpikir bahwa kehidupan model dan artis itu 'enak?'
Masihkah kalian bercita-cita untuk menjadi seorang artis atau model?
Sudah siapkah 'mental' kalian untuk menghadapi lika liku kehidupan artis dan model yg keras?
Tidak ada hasil yang akan mengkhianati usaha. Mungkin kira2 spt itulah gambaran dr kondisi kehidupan artis dan model.
Mereka telah berjuang dengan sangat keras utk meraih dan mempertahankan pekerjaannya, jadi rasanya sudah sewajarnya kalau mereka mendapat 'fasilitas' yg 'lebih' dibanding para pekerja-pekerja lainnya. Karena memang effort dan perjuangan yg telah dilakukan oleh para artis dan model ini tidaklah sama dg pekerja sipil atau kantoran lainnya.
Ada pepatah yg mengatakan, "rumput tetangga terlihat hijau." Mungkin kira-kira spt itulah yg terjadi dlm kehidupan kita. Kita selalu melihat 'keatas' serta membading2kan kondisi kita dg keadaan org lain. Sehingga kita tdk pernah merasa cukup, dan selalu merasa kekurangan. Padahal, seandainya kita mau sekali2 'menunduk kebawah,' dan melihat betapa masih banyak orang2 diluar sana yg hidup dlm kondisi yg kurang beruntung dan msh jauh dibawah kita. Pastinya kita semua akan bersyukur dg kondisi kita saat ini.
Tuhan telah membagikan rezeki utk setiap umatNYA. Dan tdk akan pernah salah ataupun tertukar apa yg sdh ditetapkan oleh Tuhan. Tugas kita hanyalah melakukan 'bagian' kita sebaik-baiknya, selebihnya biarkan 'tangan' Tuhan yg mengurusnya.