Rabu, 08 Oktober 2014

Kapan bertemu???

Apa yang kamu lihat dariku??
Samakah yg terpikir seperti yang aku lihat terhadapmu??
Disaat semuanya masih menjadi abu-abu,
pantaskah kita menjadi hakim satu sama lain
dan merasa paling benar atas satu dan lainnya??

Tangan kita kini sudah tak mampu saling menggengam spt dulu lagi
Langkah kaki kitapun sdh tak lagi seiring sejalan
Bahkan kini aku hanya bisa menatap punggung
dan bayanganmu
Begitupun juga kamu terhadapku

Rindu ini menyunggingkan senyum di pojok hatiku
Perih... Suka... Duka...
Betapa sekarang semua telah berbeda
Betapa sekarang kita telah menjadi manusia yang tak sama
Betapa waktu sangat cepat membawa kita berlalu
Ada... Kemudian tiada
Atau antara ada dan tiada??

Aku... Kamu...
Sudah menjadi manusia yg berbeda
Kita bukan lagi manusia yg sama
Bahagiaku... Bahagiamu...
Sedihku... Sedihmu....

Kita sama-sama hanya diam menikmati rindu
Duduk diseberang perbatasan sang waktu
Tanpa saling menggenggam tangan,
Tanpa berjalan beriringan,
Tanpa bertatapan

Kita sama-sama hanya menatap bayangan
Mendengar berita yg disampaikan sang waktu,
Kapan bertemu??
Mari kita melepas rindu


Selasa, 07 Oktober 2014

KENANGLAH AKU

Langkah kakiku sudah semakin jauh. Perlahan namun pasti, hasil dari segala jerih payah usahaku mulai nampak. Lelah itu seakan sirna. Pupus tergerus waktu yang tiada mengenal letih untuk terus berputar setiap saat. Hati yang penat ini mendadak merasa berbunga-bunga, ketika aku melihat pencapaianku hingga saat ini.

Dalam perjalanan panjangku aku telah bertemu dengan berbagai macam manusia dengan berbagai karakter. Aku pun telah melalui berbagai kisah kehidupan suka dan duka, yang akhirnya membentuk karakterku menjadi seperti sekarang ini. Seorang perempuan dewasa yg mandiri, berani, kuat, pekerja keras, pantang meyerah. Walau terkadang kerapuhan jiwaku sering muncul di kekosongan hatiku. Tak apalah, manusia memang tercipta tidak ada yang sempurna. Biarlah aku menjadi diriku sendiri, aku tidak peduli dengan penilaian ataupun pandangan miring orang-orang diluaran mengenai diriku. Aku adalah aku, bukan kamu, dia ataupun mereka.

Aku akan terus berjalan meraih semua asa dan citaku. Bahkan jika perlu, aku tidak akan takut untuk berlari, asalkan aku bisa meraih semua itu. Waktu yang kumiliki tidaklah banyak. Aku harus meraih suksesku secepat mungkin. Aku sudah dikejar waktu. Dan bila waktuku telah habis, aku ingin beristirahat dg tenang dibuaianMU dan mempersembahkan suksesku untuk kalian. Aku ingin kalian semua merasa bangga pernah memiliki aku. Aku ingin semua dunia mengenang keberadaanku. Aku ingin kalian selalu mengingatku. Sebagaimana aku selalu menaruh kalian didalam hatiku, selamanya. Hingga akhir hayatku....

Aku terdiam ditengah sepi berkepanjangan
Api kehidupan berkali-kali telah mencoba membinasakanku menjadi abu
Tapi aku belum mau menjadi abu
Walau ruh dan ragaku sudah menjadi rapuh
Biarlah hanya aku saja yang tau

Aku berjalan bermandikan peluh dan air mata
Kutaklukan waktu dan kupadamkan api kehidupan
Satu demi satu

Kusimpan duka di palung hatiku
Agar tidak satu orangpun yg tau
Biarlah ini hanya menjadi rahasiaku dengan KAMU
sampai nanti waktu yg ditentukan itu dtg menjemputku
Dan akhirnya kalian semua akan menjadi tau


Sebenar-benarnya aku...

Dalam segala keterbatasan dan kekurangan,
Aku mampu memberimu kebahagiaan
Aku mampu mengangkat kita semua dari lumpur kehidupan
Dalam rasa sakit yg berkepanjangan,
Aku mampu berlari hingga ke bulan
Aku mampu taklukan api kehidupan

Kenanglah aku.....